Pemberian Kepada Orang Miskin

Pemberian Kepada Orang Miskin

Orang sering kali cenderung memberikan sesuatu jika sesuatu yang diberikan itu tidak merugikan kepentingannya. Misalnya, ketika seseorang memberikan harta bendanya kepada orang miskin, sering kali ia memberi­kan sesuatu yang tidak lagi diperlukannya dan tidak disukainya, sudah ketinggalan mode, atau tidak layak pakai. Tampaknya orang merasa berat untuk memberikan harta benda yang dicintainya, padahal sesungguhnya ke­der­mawanan seperti ini sangat penting untuk membersihkan diri dan agar mencintai amal kebajikan. Ini merupakan rahasia penting yang diungkapkan Allah kepada umat manu­sia. Allah telah menyatakan bahwa tidak ada cara lain untuk mencapai kebajikan bagi manu­­sia kecuali melalui:

“Kamu sekali-kali tidak sampai kepada kebajikan sebelum kamu menafkahkan sebagian dari harta yang kamu cintai. Dan apa saja yang kamu nafkahkan, maka sesung­guhnya Allah mengetahuinya.” (Q.s. Ali Imran: 92).

“Hai orang-orang yang beriman, nafkah­kanlah sebagian dari hasil usahamu yang baik dan sebagian dari apa yang Kami kelu­ar­kan dari bumi untukmu. Dan ja­ngan­lah kamu memilih yang buruk-buruk lalu kamu nafkahkan daripadanya, padahal kamu sen­diri tidak mau mengambilnya me­lainkan dengan memicingkan mata terha­dapnya. Dan ketahuilah bahwa Allah Maha Kaya lagi Maha Terpuji.” (Q.s. al-Baqarah: 267).

 

Sumber : http://www.harunyahya.org

Pos ini dipublikasikan di Uncategorized. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s